Laman

Selasa, 12 Januari 2016

untuk ayahku sayang

engkau selalu tenang dalam menghadapi cobaa yang selalu datang
tp pandangan matamu tak bisa engkau sembunyikan
Ayah ku sayang
kesedihan yang selalu kau sembunyikan dari aku takkan bisa engkau lakukan lagi
raut wajahmu selalu berubah ketika engkau sedih
ingin ku memelukmu erat dan berkata " ayah aku sayang padaamu"

Kamis, 07 Januari 2016

ayah



AYAH
"AYAH" Sosok dia yang terkadang kita lupakan, penuh kasih sayang dan pengorbanan untuk kita. Dia memiliki hati yang lembut tapi selalu terlihat sangat kuat didepan kita. Dia adalah “AYAH”
Kadang dalam sebuah keluarga, kita sebagai anak selalu lebih dekat dengan ibu bahkan kakak atau adik,dibanding ayah. Taukah sebenarnya gimana ayah kita dibalik sikap tegasnya?
Saat kita main sampai larut, ayahlah yang menyuruh ibu menelpon kita.
Saat kita menangis, ayahlah yang menyuruh ibu bertanya kenapa pada kita.
Saat kita ulang tahun, ayahlah org yg mati matian bekerja untuk membeli hadiah atau bahkan hanya sebuah kue kecil.
Saat kita sakit, ayahlah orang yang rela brusaha mncari dokter walau hujan atau apapun.
Saat kita lupa ibadah, ayahlah orang yang selalu mngingatkan kita.
Saat kita terluka, ayahlah orang yang mampu menggendong kita.
Saat kita tumbuh dewasa, ayahlah yang selalu menyelipkan nama kita dalam doanya.
Saat kita menikah kelak, ayahlah orang yang paling tak rela kehilangan kita.
Tapi mengapa ayah selalu terlihat cuek? karna ayah tidak ingin terlihat lemah oleh anaknya, ayah menangis saat menyendiri dan terlihat kuat saat bersama anaknya. Andai Tuhan bicara dengan ayah kita, “anakmu akan Ku panggil”, mungkin ayah akan menjawab “tukarlah nyawaku dengan nyawanya, aku ikhlas”.
Kadang kita menghargai ayah hanya karna rasa takut, kadang kita lebih mudah cerita masalah ke ibu di bandingkan ayah. Sesungguhnya dibalik keras kepala ayah, tersimpan hati yang sangat lembut. Selagi ada kesempatan, banggakanlah dia, teruslah buat dia tersenyum. Peluklah ayahmu karna ayah tak mampu mengalahkan egonya. Hargai, hormati, dan cintailah ayahmu melebihi cinta pada diri kita sendiri.
jadi jangan pernah memandang seorang ayah dengan orang yang egonya tinggi.

Oktober, 06-2015 12.15



Aku hanya duduk terdiam di tengah kursi yang berserakan
Aku diam
Tertegun dalam bayangan yang tak ku sangka nyata
Linangan Kristal menghiasi cahaya mataku
Ingin rasanya kegaduhan hatiku aku tikam
Tapi
Waktu membawa semuanya
Betapa kejam
Luapan yang memuncak mereda
Dengan adanya
Adzan berkumandang
Sura lantunanya membuatku terjaga  dalam lamunan


Minggu, 06 Desember 2015

problema organisasi



Permasalahan dalam sebuah organisasi adalah perselisihan pendapat yang berbeda-beda, pengucapan sentence, pemahaan arti,  dan kukuh dengan pendirian sendiri.  Dalam organisasi itu, sudah kita ketahui bahwa dalam organisasi kekompakan yang diperlukan bukan hanya ego sendiri yang harus didengarkan. Jalannnya sebuah organisasi  harus dengan kekompakan dan menerima ide dengan lapang dada. Bukan hanya itu, bagaimana cara ketua dalam mengorganisir perbedaan pendapat tersebut. Sehingga terkontrol dengan baik organisasi yang di himpun.
Pendapat yang di paksakan meski tak ada mutunya juga termasuk kedalam perselisihan organisasi  terlebih bagi yang memiliki pendapat pribadi dan tak dapat memahami pendapat orang lain. Perdebatan yang terjadi ini hanya akan mengorbankan anggota yang lain terlebih keorganisasian ini menggabungkan dua tempat atau fakultas yang berbeda. Demokrasi tak akan menguntungkan dalam kasus ini. Pendapat pribadi penulis, jauh lebih baik keputusan yang diambil bersifat otoriter yang dipungut dari demokrasi anggota. Untuk mengadakan pertemuan keanggotaan organisasi tanpa konsep atau tema juga menghambat titik goal yang ingin dicapai.